Jumat, 18 Desember 2009

HARAPAN-HARAPAN PILBUB 2010


Abdullah Baidla’I*

Hiruk pikuk Pemilihan Bubati (PILBUB) kabupaten Jember akan segera dimulai bersamaan dengan 17 Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di kabupaten dan kota lain pada tahun 2010 mendatang. Pada tahun 2009 ini, masyarakat jember telah terlibat dua kali dalam PEMILU, pada Pemilihan Presiden (PILPRES) dan Pemilihan Anggota Legislatif (PILEG).
Partai-partai politik saat ini sudah mulai mempersiapkan diri untuk ikut berkompetisi pada PILBUB Jember. Radar Jember edisi Jum’at 2 oktober 2009 kemarin, memberitakan bahwa salah satu partai politik yang memiliki basis masa Nahdaltul Ulama’ (NU) sudah mengantongi calon bupati yang siap untuk diikutkan dalam bursa PILBUB.
Disamping itu, beberapa calon yang akan berangkat lewat jalur independen telah mulai memasang baliho dan poster di sekitar kota jember. Seperti disampaikan oleh ketua KPU Jember saat sesi wawancara di RRI Jember kamis 1 oktober kemarin, bahwa pada PILBUB Jember 2010 mendatang disiapkan jalur independen bagi yang ingin menjadi calon bubapati yang tidak ingin melewati jalur partai.
Masyarakat jember tentunya berharap calon Bupati Jember, baik yang lewat jalur partai atau jalur independen, bisa bermain sehat tanpa menggunakan poltik uang, atau politik kambing hitam. Sehingga PILBUB 2010 mendatang ini dapat melahirkan sosok Bupati yang mampu memimpin dan menjadi tauladan yang baik bagi masyarkat jember dan bisa mewujudkan Jember TERBINA (Tertib, Bersih, Indah dan Aman).
KPU Jembar yang menjadi pelaksana teknis pada PILBUB Jember mendatang dituntut untuk benar-benar netral. Jangan sampai KPU berpihak dan bertendensi terhadap salah satu pasangan calon saja sehingga tidak terjadi pengelembungan suara. Persoalan-persoalan teknis yang dapat merugikan salah satu calon seperti Daftar Pemilih Tetap (DPT) jangan sampai diabaikan. Selain itu KPU juga dituntut untuk tidak mempolitisi hasil PILBUB.
Partai politik yang akan mengikut sertakan kadernya atau mendukung salah satu pasangan calon pada PILBUB mendatang, diharapkan benar-benar selektif dalam menentukan calon. Partai politik jangan hanya melihat potensi calon dalam membesarkan partai saja tanpa melihat potensinya dalam memimpin kabupaten Jember ke depan. Apabila kader atau calon yang didukung oleh partai politik mampu mengemban amanah sebagai Bupati dengan baik, maka secara otamatis partai politiknyapun akan berpotensi untuk besar
Partai-partai politik pada saat ini, harus aktif turun ke masyarakat dan berembuk dengan mereka tentang sosok ideal Bupati Kabupaten Jember. Sehingga peranan masyarakat dalam membangun Kabupaten Jember pada khususnya dan Indonesia pada umumnya, bukan hanya pada saat PEMILU atau PILKADA saja. Tetapi mereka juga ikut berkontribusi dalam menentukan calon Bupati. Karena yang merasakan baik atau tidaknya seorang bupati adalah masyarakat secara keseluruhan.
Dengan aktifnya partai politik menghimpun aspirasi masyarakat dalam penentuan calon akan melahirkan calon yang benar-benar dipercaya oleh masyarakat. Berbeda halnya apabila partai politk hanya mendengarkan ucapan-ucapan pengamat yang memiliki kepentingan tertentu, maka calon tersebut hanya akan menguntungkan pada beberapa pihak saja dan masyarakat jember akan terabaikan.
Tentunya harapan-harapan diatas akan tercapai apabila seluruh elemen masyarakat kabupaten Jember ikut terlibat dan mengawal secara aktif atas pelaksanaan PILBUB Jember 2010. Mari kita serukan bersama untuk mensukseskan PILBUB Jember, dengan harapan lahirnya Bupati Jember yang jujur, Adil dan amanah yang tidak akan makan uang rakyat semata.

*. Mahasiswa S-1 Universitas
Muhammadiyah Jember
Dan kader HMI Cabang
Jember



0 komentar:

Posting Komentar

 
Template Design By:
Faris vio